Insan yang tidak cukup ilmu…..

Cetusan Idea….Berkongsi Idea… Amalkan Bersama

Perancangan yang tak pasti…

Posted by iorichee on 13 March 2011

Wahai sahabat, sangat senang bagi kita, untuk marah bila musibah itu tiba. kesedihan dan kesusahan yang kita terima, seperti begitu berat, tambahan terjadi dan berulang-ulang.

Kita memang suka memilih untuk marah, mengumpat, dan terus menerus mengeluh. Namun, kita tak boleh kehilangan hati kita.

Sebab, Allah mesti selalu ada pada hati kita, walau dalam keadaan yang paling berat sekalipun.

Suatu masa, ada sebuah kapal yang karam dilambung ombak. Semuanya porak poranda. Tak ada sesiapa yang tersisa, kecuali seorang pemuda yang berjaya mendapatkan pelampung tempat berpaut.

Namun, nasib baik belum berpihak padanya. Dia terdampar di sebuah pulau kecil tak berpenghuni, sendiri, dan tak ada bekalan makanan.

Beach Pictures, Images and Photos

Lalu beliau berdoa pada Tuhan untuk menyelamatkan jiwanya. Setiap kali, dipandangnya ke penjuru laut, mengharapkan ada kapal yang datang ke pulaunya. Sayangnya, pulau ini terlalu terpencil jauh. tak ada kapal yang berminat untuk singgah.

Tidak ama kemudian, pemuda ini pun mula rasa tawar untuk berharap pada doa. Lalu, untuk memanaskan badan, dia membuat persedian, sambil mencari kayu dan pelepah nyiur untuk tempatnya beristirahat.

Dibuatnya rumah kecil, pondok tempat untuk melepas lelah. Disusunnya semua daun nyiur dengan cermat, agar pondok itu kuat dan dapat bertahan lama.

Keesokan harinya, pemuda malang ini keluar mencari makanan. Dicarinya buah-buahan untuk pengisi perutnya yang lapar.
Semua pelosok dijelajahi, hingga kemudian, ia kembali semula ke pondoknya.

Namun, ia terkejut…….. Semuanya telah hangus terbakar, tinggal rata abu dengan tanah.

Kebakaran itu mungkin berpunca dari api yang lupa dipadamkannya.

Asap semakin tinggi, dan hilanglah hasil… semua penat kerja kerasnya semalam.

Pemuda ini mula emo dan marah,

“Ya Allah, mengapa Kau lakukan hal ini padaku.

Mengapa….? Mengapa ? Mengapa….? ”.
Teriaknya menyesali nasib yg terjadi.

Tiba-tiba…..terdengar sayup2 semboyan kapal yang ditiup.

Tuittt…..tuuitttt.

Dilihat ke pantai, rupanya ada sebuah kapal yang datang. Kapal itu mendekati pantai, dan turunlah beberapa orang menghampirinya yang sedang menangisi kebakaran itu.

Pemuda ini terkejut dan hairan, lalu bertanya,

« Bagaimana kalian tahu aku ada disini ?

Mereka menjawab, « Kami melihat simbol dari..asapmu..

Subhanallah itulah perancangan Allah sebenarnya yg selalu kamu tidak tahu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: